mesothelioma lawyer boston,blog mesothelioma attorneys,arkansas mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,mesothelioma lawyer massachusetts,mesothelioma attorney tennessee,asbestos cancer lawyers

Tips Jitu ubtuk Lulus PLPG

Posted by Gya Edu Saturday, April 16, 2016 0 comments

Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) sebentar lagi akan segera digelar serentak di seluruh rayon LPTK yang ditentukan di seluruh Indonesia. Dan tentu saja bagi para peserta yang sudah lulus Uji Kompetensi Guru (UKG) tentu ingin langsung lulus sertifikasi dan mendapat sertifikat profesi serta dinyatakan sebagai guru profesional yang pada akhirnya akan memperoleh haknya mendapatkan tunjangan profesional sebesar gaji pokoknya.
Namun untuk dapat lulus langsung PLPG tentu saja perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin termasuk empat kompetensi guru yang wajib dimiliki oleh seorang guru profesional. Uji kompetensi ini bukan sekedar mengevaluasi hasil belajar peserta selama PLPG, tetapi lebih kepada pengukuran kompetensi guru sebagai pendidik profesional. Uji kompetensi ini mencakup ujian tulis dan ujian kinerja.
Ujian tulis bertujuan untuk mengungkap kompetensi profesional dan pedagogik, sedangkan ujian kinerja untuk mengungkap kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial secara holistik. Keempat kompetensi ini juga bisa dinilai selama proses pelatihan berlangsung. Ujian kinerja dilakukan dalam bentuk praktik pembelajaran bagi guru atau praktik bimbingan dan konseling bagi guru BK.
Adapun hal-hal yang akan dihadapi peserta PLPG sebagai syarat kelulusannya sebagai berikut :
1. Ujian Tulis
  • Ujian tulis pada setiap akhir PLPG dilaksanakan dengan pengaturan tempat duduk yang layak dan setiap 30 peserta diawasi oleh dua orang pengawas.
  • Ujian tulis terdiri atas Ujian Tulis Nasional (UTN) dan ujian tulis LPTK (UTL).
  • Soal Ujian Tulis Nasional (UTN) dikembangkan secara nasional di bawah koordinasi KSG.
  • Rayon LPTK  berkewajiban menjaga kerahasiaan soal Ujian Tulis Nasional (UTN).
  • Soal Ujian Tulis LPTK (UTL) dikembangkan oleh LPTK dalam bentuk soal uraian berbasis masalah.
  • Penilaian harus dilakukan secara sahih, adil, obyektif, dan akuntabel.
  • Pelaksanaan uji tulis harus sesuai dengan rambu-rambu uji kompetensi.
contoh ujian akhir PLPG 2012
    2. Ujian Praktek
    Dalam pelaksanaan ujian praktek ini peserta PLPG dalam rombel dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil, setiap kelompok terdiri dari 10 peserta, selanjutnya setiap kelompok kecil melakukan hal-hal berikut :
    1)    Guru kelas dan guru mata pelajaran
    Ujian praktik terpadu dengan kegiatan peer teaching. Setiap peserta tampil dua kali, dan pada tampilan kedua merupakan ujian praktik. Tampilan pertama dan kedua untuk menilai kemampuan mengajar peserta
    a)    untuk 30 menit pertama, peserta melakukan praktik mengajar  dengan menggunakan RPP yang disusun pada saat workshop
    b)    pada 20 menit berikutnya peserta lain dan instruktur memberi masukan dan menilai dengan menggunakan IPPP.
    Adapun skor akhir kelulusan peserta PLPG adalah
    skor lulus PLPG
    2)    Guru bimbingan dan konseling atau konselor di sekolah
    Ujian praktik terpadu dengan kegiatan peer guidance and counseling. Setiap peserta tampil dua kali dan keduanya merupakan ujian praktik. Tampilan pertama melakukan konseling individual  dan tampilan kedua melakukan bimbingan kelompok atau  bimbingan klasikal  dengan menggunakan RPLKI dan RPLBK yang dibuat pada workshop.
    Pelaksanaan ujian praktik dengan langkah-langkah sebagai berikut.
    a)    Peserta mengemukakan tujuan dan mendemonstrasikan layanan bimbingan dan konseling selama 30 menit.
    b)    Peserta menerima masukan dari peserta lain dan instruktur serta mendapatkan penilaian dari Instruktur selama 20 menit.
    1. Pengujipada ujian praktik harus memiliki NIA yang relevan dengan mata pelajarannya.
    2. Ujian praktik mengajar dinilai dengan Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran atau IPPP.
    3. Ujian praktik BKdinilai dengan instrumen penilaian konseling individual dan instrumen penilaian bimbingan kelompok atau klasikal.
    4. Skor Ujian Praktik (SUP) guru mata pelajaran dan guru kelas, diambil dari skor tampilan kedua.
    5. Skor akhir ujian praktik guru bimbingan dan konseling  adalah rata-rata skor tampilan pertama dan kedua.
    6. Penentuan kelulusan peserta PLPG dilakukan secara objektif dan didasarkan pada rambu-rambu penilaian yang telah ditentukan.
    7. Peserta yang lulus mendapat sertifikat pendidik, sedangkan yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulang. Ujian ulang dilaksanakan maksimal duakali pada tahun berjalan.
    8. Ujian ulang dilakukan segera setelah tahapan PLPG selesai.
    9. Mekanisme ujian ulang disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing LPTK Penyelenggara, dapat dilakukan dengan:
    1)    peserta datang ke LPTK Penyelenggara;
    2)    asesor datang ke tempat peserta;
    3)    bekerjasama dengan LPTK terdekat dengan peserta (antar Rayon).
    1. Pelaksanaan ujian diatur oleh LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dengan mengacu rambu-rambu ini.
    2. Peserta yang belum lulus pada ujian ulang yang kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dibina lebih lanjut.
    Ujian Ulang
    Ujian ulang diperuntukkan bagi peserta sertifikasi yang belum mencapai batas nilai kelulusan. Ujian ulang pada hakikatnya sama dengan uji kompetensi yaitu meliputi ujian tulis dan/atau ujian praktik. Apabila peserta ujian ulang praktik untuk mata pelajaran tertentu jumlahnya sedikit, maka dapat digabungkan dengan peserta dari mata pelajaran yang serumpun. Setiap peserta yang tidak lulus uji kompetensi, diberi kesempatan maksimal 2 (dua) kali ujian ulang.
    Bagi peserta yang tidak lulus ujian ulang kedua dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk dilakukan pembinaan. Ujian ulang diselesaikan pada tahun berjalan dengan menggunakan soal uji kompetensi terstandar yang dikembangkan oleh KSG. Pelaksanaan ujian ulang mengikuti rambu-rambu pelaksanaan ujian PLPG.


    Baca Selengkapnya ....

    Cara Kerja Sistem Saraf Sadar dan Tak Sadar

    Posted by Gya Edu 0 comments
    MATERI-Sistem saraf merupakan sistem koordinasi berupa penghantaran impuls saraf ke susunan saraf pusat, pemerosesan impuls saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron. Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh. Iritabilitas memungkinkan makhluk hidup dapat menyesuaikan diri dan menanggapi perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungannya. Sistem saraf manusia terbagi atas:


    Sistem Saraf Tak Sadar (Saraf Otonom)
    Sistem saraf tak sadar disebut juga dengan saraf otonom. Saraf otonom adalah sistem saraf yang bekerja tanpa diperintah oleh sistem saraf pusat dan terletak khusus pada sumsum tulang belakang. Sistem saraf otonom terdiri dari neuron-neuron motorik yang mengatur kegiatan organ-organ dalam, misalnya jantung, paru-paru, ginjal, kelenjar keringat, otot polos sistem pencernaan, otot polos, pembuluh darah. 
    Berdasarkan sifat kerjanya, sistem saraf otonom dibedakan menjadi dua, yaitu:
    • Saraf simpatik
    Saraf simpatik memiliki ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang yang menempel pada sumsum tulang belakang, sehingga memilki serabut pra-ganglion pendek dan serabut post ganglion yang panjang. Serabut pra-ganglion yaitu serabut saraf yang yang menuju ganglion dan serabut saraf yang keluar dari ganglion disebut serabut post-ganglion.
    • Saraf parasimpatik 
    Saraf parasimpatik berupa susunan saraf yang berhubungan dengan ganglion yang tersebar di seluruh tubuh. Sebelum sampai pada organ serabut saraf akan mempunyai sinaps pada sebuah ganglion seperti pada bagan berikut. Saraf parasimpatik memiliki serabut pra-ganglion yang panjang dan serabut post-ganglion pendek. 

    Saraf simpatik dan parasimpatik bekerja pada efektor yang sama tetapi pengaruh kerjanya berlawanan sehingga keduanya bersifat antagonis. Contoh fungsi saraf simpatik dan saraf parasimpatik antara lain: Saraf simpatik mempercepat denyut jantung, memperlambat proses pencernaan, merangsang ereksi, memperkecil diameter pembuluh arteri, memperbesar pupil, memperkecil bronkus dan mengembangkan kantung kemih.

    Sedangkan saraf parasimpatik dapat memperlambat denyut jantung, mempercepat proses pencernaan, menghambat ereksi, memperbesar diameter pembuluh arteri, memperkecil pupil, mempebesar bronkus dan mengerutkan kantung kemih.

    Sistem Saraf Sadar (Saraf Somatik)
    Sistem saraf sadar bekerja berdasarkan kesadaran dan kehendak kita. Ketika kita makan, minum, membaca, berbicara, maka sistem saraf inilah yang mengkoordinirnya. Saraf ini meneruskan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, dan meneruskan impuls dari sistem saraf pusat ke semua otot tubuh.
    Sistem saraf sadar terdiri atas 12 pasang saraf kranial yang keluar dari otak, dan 31 pasang saraf spinal yang keluar dari sumsum tulang belakang. Saraf-saraf spinal ini terdiri atas gabungan-gabungan saraf sensorik dan motorik. Sedangkan 12 pasang saraf kranial tersebut, yaitu:
    a) saraf okulomotori, troklear, abdusen, spinal, hipoglosal. Kelima saraf ini merupakan saraf motorik.
    b) saraf olfaktori, saraf optik, dan saraf auditori. Saraf-saraf ini merupakan saraf sensorik.
    c) saraf trigeminal, fasial, glossofaringeal, dan vargus. Keempat saraf ini merupakan saraf gabungan dari saraf sesnsorik dan motorik.
    Begitulah sedikit cara kerja sistem saraf sadar dan tak sadar pada tubuh kita. Semoga artikel ini bermanfaat:D


    Baca Selengkapnya ....

    Praktik Penjernihan Air Sederhana

    Posted by Gya Edu Friday, April 15, 2016 0 comments


    Penjernihan air merupakan proses menghilangkan zat-zat pengotor di dalam air, baik zat organik maupun zat anorganik. air yang melalui proses penjernihan air, dapat dikonsusmsi setelah dididihkan. Hal tersebut bertujuan untuk membunuh bakteri dan mokroorganisme berbahaya yang terdapat di air.
    Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjernihkan air, yaitu:
    1.  Penyaringan dan Perebusan
    Air yang akan diminum harus disaring dan direbus dulu hingga mendidih setidaknya selama 5-10 menit. Hal ini dilakukan untuk membunuh bakteri, spora, dan kista serta untuk mensterilkan air. Proses penyaringan ini juga dapat menghilangkan karbon dioksida dan pengendapan kalsium karbonat.
    2. Disinfeksi Kimia
    Hal ini berguna untuk memurnikan air yang disimpan pada tempat seperti di genangan air, tangki atau air sumur.
    3. Bubuk Pemutih
    Proses ini merupakan diklorinasi kapur. 2,3 gram bubuk pemutih diperlukan untuk mendisinfeksi 1 meter kubik (1.000 liter) air. Tapi air sangat tercemar dan keruh tidak bisa dimurnikan dengan metode ini.
    4. Tablet Klorin
    Dipasaran, tablet klorin dijual dengan nama halazone. Senyawa ini mungkin cukup mahal tetapi efektif untuk memurnikan air dengan skala kecil.
    5. Filter
    Ada beberapa jenis filter air, antara lain filter keramik ‘lilin’ dan UV filter. Bagian utama dari sebuah filter keramik ‘lilin’ ini adalah lilin yang terbuat dari porselin atau tanah infusorial. Permukaannya dilapisi dengan katalis perak, sehingga bakteri yang masuk ke dalam akan dibunuh. Metode ini menghilangkan bakteri yang biasanya ditemukan dalam air minum, tetapi tidak efektif dengan virus yang bisa lolos dari saringan.
    6. Penjernihan air di PDAM
    Sebagian besar masyarakat tergantung pada air tawar yang disediakan oleh PDAM untuk keperluan sehari-hari. Air minum yang disalurkan ke rumah-rumah, perkantoran dan industri melalui pipa PDAM, berasal dari air sungai yang kemudian dibersihkan dengan melalui beberapa tahapan. Tahapan-tahapan ini berguna untuk memastikan bahwa air yang dikirimkan aman untuk dimasak dan digunakan untuk minum, memasak, membersihkan dan keperluan lainnya.


    Baca Selengkapnya ....

    Pembelajaran Berbasis Proyek

    Posted by Gya Edu Thursday, April 14, 2016 0 comments
    PEMBELAJARAN- Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-based-learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.
    Prinsif-Prinsif Pembelajaran Berbasis Proyek
    Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) adalah pembelajaran dengan menggunakan tugas proyek sebagai metode pembelajaran. Para peserta didik bekerja secara nyata, seolah-olah ada di dunia nyata yang dapat menghasilkan produk secara nyata atau realistis. Prinsif yang mendasari pembelajaran berbasis proyek sebagai berikut.
    1.        Pembelajaran berpusat pada peserta didik yang melibatkan tugas-tugas pada kehidupan nyata untuk memperkaya pembelajaran.
    2.        Tugas proyek menekankan pada kegiatan penelitian berdasarkan suatu tema atau topik yang telah ditentukan dalam pembelajaran.
    3.        Penyelidikan atau eksperimen dilakukan secara autentik dan menghasilkan produk nyata yang telah dianalisis dan dikembangkan berdasarkan tema/topik yang disusun dalam bentuk produk (laporan atau hasil karya).
    Produk tersebut selanjutnya dikomunikasikan untuk mendapat tanggapan dan umpan balik untuk perbaikan produk.
    Langkah-Langkah Pembelajaran Berbasis Proyek

    Dalam PBP, peserta didik diberikan tugas dengan mengembangkan tema/topik dalam pembelajaran dengan melakukan kegiatan proyek yang realistis. Disamping itu, penerapan pembelajaran berbasis proyek ini mendorong tumbuhnya kreativitas, kemandirian, tanggung jawab, kepercayaan diri, serta berpikir kritis dan analitis pada peserta didik. Secara umum, langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek digambarkan dalam bentuk diagram berikut.

    1. Penentuan proyek
    2. Perancangan langkah-langkah penyelesaian proyek
    3. Penyusunan jadwal pelaksanaan proyek
    4. Penyelesaian proyek dengan fasilitasi dan monitoring oleh guru
    5. Penyusunan laporan dan presentasi/publikasi hasil proyek
    6. Evaluasi proses dan hasil proyek
    Demikan informasi kali ini, semoga bermanfaat:D
     














    Baca Selengkapnya ....

    Tips Mendapatkan Nilai Publikasi Ilmiah pada Kegiatan PKB

    Posted by Gya Edu Wednesday, April 13, 2016 0 comments
    Publikasi ilmiah pada kegiatan PKB ada tiga kelompok kegiatan, yaitu:
    Presentasi pada forum ilmiah, Publikasi hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal,  Publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan atau buku pedoman guru


    A. Presentasi pada Forum Ilmiah

    Jika Anda sering menjadi narasumber atau pemateri di seminar-seminar atau pelatihan, untuk mendapatkan nilai angka kredit PKB, maka yang perlu Anda siapkan adalah makalah materi yang Anda sajikan, surat keterangan/sertifikat/piagam .
    Makalah yang disiapkan haruslah makalah yang sesuai dengan materi pada saat menjadi narasumber dan haruslah materi yang juga berhubungan dengan keprofesian Anda sebagai guru.
    Publikasi Hasil Penelitian atau Gagasan Inovatif pada Bidang Pendidikan Formal
    Apabila Anda pernah membuat laporan hasil penelitian, tinjauan ilmiah, tulisan ilmiah popular, atau artikel ilmiah, maka Anda dapat mempublikasikan untuk mendapat nilai PKB dengan syarat:
                    1.  Laporan Hasil Penelitian

    Laporan hasil penelitian adalah karya tulis ilmiah berisi laporan hasil penelitian yang dilakukan guru pada bidang pendidikan yang telah dilaksanakan guru di sekolah/madrasahnya dan sesuai dengan tupoksinya, antara lain dapat berupa laporan Penelitian Tindakan Kelas.  Dengan catatan laporan hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam bentuk buku ber-ISBN dan telah mendapat pengakuan BSNP, atau , atau laporan hasil penelitian yang disusun menjadi artikel ilmiah diterbitkan/ dipublikasikan dalam majalah ilmiah/jurnal ilmiah diedarkan secara nasional dan terakreditasi, atau laporan hasil penelitian yang disusun menjadi artikel ilmiah diterbitkan/ dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat provinsi, atau laporan hasil penelitian yang disusun menjadi artikel ilmiah diterbitkan/ dipublikasikan dalam majalah/jurnal ilmiah tingkat kabupaten/kota, dan laporan hasil penelitian yang diseminarkan di sekolah/madrasahnya dan disimpan di perpustakaan.

    2.  Tinjauan Ilmiah di Bidang Pendidikan Formal dan Pembelajaran
    Makalah tinjuan ilmiah adalah karya tulis guru  yang berisi ide/gagasan penulis dalam upaya mengatasi berbagai masalah pendidikan formal dan pembelajaran yang ada di satuan pendidikannya (di sekolah/madrasahnya). Agar dapat dinilai, maka harus melengkapi makalah asli atau fotokopi dengan surat pernyataan tentang keaslian dari kepala sekolah/ madrasah disertai dengan tanda tangan dari kepala sekolah/madrasah dan cap sekolah/madrasah bersangkutan, serta didukung oleh surat keterangan dari kepala perpustakaan sekolah/madrasah yang menyatakan bahwa arsip dari buku/jurnal/makalah tersebut telah disimpan di perpustakaan sekolah/ madrasahnya. 

    3.  Tulisan Ilmiah Populer
    Karya ilmiah populer adalah tulisan yang dipublikasikan di media massa (koran, majalah, atau sejenisnya). Karya ilmiah populer dalam kaitan dengan upaya pengembangan profesi ini merupakan kelompok tulisan yang lebih banyak mengandung isi pengetahuan, berupa ide, atau gagasan pengalaman penulis yang menyangkut bidang pendidikan pada satuan pendidikan penulis bersangkutan. Bukti fisik yang diperlukan berupa guntingan (kliping) tulisan dari media massa  yang memuat karya ilmiah penulis, dengan pengesahan dari kepala sekolah/madrasah. Pada guntingan media massa tersebut harus jelas nama media massa serta tanggal terbitnya.  Bila berupa fotokopi harus ada surat pernyataan dari kepala sekolah/madrasah yang menyatakan keaslian karya ilmiah populer yang dimuat di media massa tersebut.  

    4.  Artikel Ilmiah dalam Bidang Pendidikan
    Artikel ilmiah dalam bidang pendidikan adalah   tulisan yang berisi gagasan atau tinjauan ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran di satuan pendidikan yang dimuat di jurnal ilmiah. Bukti fisik berupa jurnal ilmiah asli atau fotokopi  yang menunjukkan adanya nomor  ISSN, surat keterangan akreditasi untuk tingkat nasional, (atau surat keterangan bahwa jurnal tersebut adalah tingkat nasional tetapi tidak terakreditasi), surat keterangan bila jurnal tersebut diterbitkan di tingkat provinsi atau kabupaten/kota, atau tingkat lokal (kabupaten/ kota/sekolah/madrasah) Bila satu artikel ilmiah yang sama  dimuat di beberapa majalah/jurnal ilmiah, maka  yang dapat dinilai hanya satu dan dipilih artikel yang berpeluang angka kreditnya terbesar.  Semua bukti fisik di atas memerlukan surat pernyataan keaslian dari kepala sekolah/madrasah yang disertai tanda tangan kepala sekolah/ madrasah dan cap sekolah/madrasah bersangkutan. 

    Baca Selengkapnya ....
    credit for cara membuat email - Copyright of Informasi Pendidikan Nasional.